Teka Teki Pelatih Barcelona Pengganti Tito Vilanova

Reaksi Barcelona atas kabar mundurnya Tito Vilanova adalah mengagetkan, meski bukan sebuah kejutan.

Mengagetkan karena pengumuman ini menunjukkan bahwa penyakit yang dideritanya dalam kondisi cukup serius.

Kini pertanyaan yang timbul adalah, siapa yang akan menggantikannya. Presiden klub Barcelona, Sandro Rosell, saat mengumumkan kepergian Vilanova memperkirakan nama baru manajer Barcelona akan diketahui paling cepat pekan depan.

Jajaran direksi Barcelona diperkirakan sudah mengantongi sejumlah nama yang dianggap layak untuk bisa melatih Blaugrana.


Nama asisten Vilanova, Jordi Roura dan Rubi, sayangnya tidak masuk dalam daftar karena dianggap kurang berpengalaman. Tidak seperti Vilanova yang turut dalam kesuksesan Barca di era Pep Guardiola saat menjadi asisten selama lima tahun, Roura dan Rubi hanya memiliki waktu terbatas di kamar ganti Barca.

Jadi ketimbang memilih nama orang dalam, maka Barca kemungkinan akan mencari manajer dari luar.

Bagaimanapun, mereka sepertinya akan mencari orang yang sudah kenal dengan gaya permainan unik Barca.

Dengan musim baru yang akan dimulai kurang dari sebulan lagi, menunjuk manajer yang tidak terbiasa dengan klub dan sistem permainan yang sudah terbangun dan dengan harapan sang manajer baru bisa cepat beradaptasi, itu adalah sebuah perjudian.

Untuk alasan tersebut, maka penggemar Tottenham bisa agak sedikit lega karena Andre Villas-Boas - yang disebut bisa menjadi pilihan yang mengejutkan - mungkin bukan menjadi target utama.

Kandidat yang paling jelas untuk melanjutkan kejayaan Barcelona adalah legenda Belanda Johan Cruyff, selaku salah satu orang yang merancang sistem permainan tiki-taka saat dia menjabat manajer di tahun 1988.

Tetapi, Cruyff juga diketahui memiliki hubungan yang kurang hangat dengan presiden klub Rosell, dan ada gambaran jelas bahwa tidak mungkin bagi mantan gelandang ini untuk kembali dan belum lagi Cruyff yang sepertinya juga enggan untuk mendapat tekanan dari manajemen.

Meski demikian, Barca bisa beralih ke sejumlah orang yang pernah ikut merasakan kesuksesan Barca di era Cruyff.

Asuhan Cruyff
laudrup
Laudrup turut merasakan kesuksesan saat bermain di Barca era pelatih Cruyff.

Satu orang yang turut dalam tim olahan Cruyff yang berhasil memberikan kemenangan Piala Eropa di tahun 1992 (bersama Guardiola dan direktur sepakbola saat ini Andoni Zubizaretta) adalah manajer Swansea Michael Laudrup, yang kini menjadi favorit diantara penggemar Barca.

Michael Laudrup merupakan salah satu anggota kunci Tim Impian Cruyff dalam lima musim kesuksesan diantara tahun 1989 hingga 1994. Dia sukses membawa Swansea meraih Piala Liga pertama bagi Swansea dan lolos kualifikasi Liga Europa musim 2013-2014.

Gaya permainan yang diterapkan Laudrup di Swansea juga mirip dengan filosofi Nou Camp, dan sejarahnya sebagai salah satu pemain terbaik klub dalam beberapa dekade terakhir akan membuat penggemar menghormatinya.

Meski demikian penghianatan Laudrup dengan berpindah ke pesaing utama Real Madrid di tahun 1994 mungkin bisa menjadi ganjalan.

Nama lain yang masuk dalam daftar adalah Luis Enrique yang baru ditunjuk melatih Celta Vigo, mantan gelandang Barcelona ini dikenal sebagai pemain berbakat dan pekerja keras saat merumput bersama Barcelona dan sempat melatih tim Barcelona B di era Guardiola sebelum pergi ke Roma.

Kemungkinan nama lain yang mencuat adalah pelatih Ajax saat ini Frank De Boer yang sama seprti Enrique, bergabung ke Barcelona setelah kepergian Cruyff dan dikenal paham dengan sistem Total Football yang kemudian dikembangkan menjadi tiki taka.

Jadi Laudrup, Enrique dan De Boer akan menjadi pilihan logis, tetapi Villas-Boas, Roberto Mancini, Jurgen Klopp dan Jupp Heynckes juga bisa menjadi kandidat kuat. Dan siapa yang akan menjadi manajer ? ... Kita tidak perlu menunggu lama karena seperti janji presiden klub Sandro Rosell, pekan depan sudah ada manajer baru di Nou Camp.

jangan lupa like dulu sebelum ngaciiirrrr...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...